Nina Dian Ningsih, - and Ristiana Eka Ariningtyas, - (2015) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGHADAPI MENARCHE DI SD 1 KADIPIRO BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (689kB)
Abstrak_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (63kB)
BAB I_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (46kB)
BAB II_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
BAB III_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
BAB IV_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (56kB)
BAB V_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (33kB)
Daftar Pustaka_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
Lampiran_1112107_Nina Dian Ningsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Usia seorang anak perempuan saat mendapat menstruasi sangat bervariasi. Terdapat kecendrungan bahwa saat ini anak mendapat menstruasi yang pertama kali pada usia yang lebih muda. Ada yang berusia 12 tahun saat mendapat menstruasi pertama (menarche). Gejala yang sering terjadi dan sangat mencolok pada peristiwa haid pertama ialah kecemasan atau ketakutan diperkuat oleh keinginan untuk menolak proses fisiologis. Namun hal ini akan semakin parah apabila pengetahuan remaja mengenai menstruasi ini sangat kurang dan pendidikan dari orang tua yang kurang, Selain dari keluarga, teman sebaya juga memiliki peran penting dalam informasi tentang menarche. Lingkungan sekolah membantu anak perempuan dalam menghadapi menarche.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri dalam menghadapi menarche di SD 1 Kadipiro, Bantul, Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptip kuantitatif dengan metode deskriptif dengan desain croos sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas V SD 1 Kadipiro Bantul Yogyakarta berjumlah 30 siswi dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Analisa data menggunakan univariat.
Hasil: Menunjukan bahwa mayoritas remaja putri di SD 1 Kadipiro Bantul Yogyakarta memiliki pengetahuan kurang tentang menarche sebanyak 22 orang (68.8%), yang berpengetahuan cukup sebanyak 3 orang (9,4%) dan yang berpengetahuan baik sebanyak 7 orang (21%). Mayoritas siswi di SD 1 Kadipiro berusia 12 tahun sebanyak 12 orang (37,5%) dan mayoritas siswi di SD 1 Kadipiro belum menarche sebanyak 29 orang (90,6%).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas remaja putri di SD 1 Kadipiro Bantul Yogyakarta memiliki pengetahuan kurang tentang menarche sebanyak 22 orang (68.8%), yang berpengetahuan cukup sebanyak 3 orang (9,4%) dan yang berpengetahuan baik sebanyak 7 orang (21%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, menarche. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:26 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:26 |
| URI: | https:///id/eprint/5249 |
