Shinta Damayanti, - and Miftafu Darussalam, - (2025) Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Post Orif Hari Ke-1 Close Fraktur Radius Ulna Distal Sinistra Di Bangsal Camar RSPAU dr. S Hardjolukito. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (508kB)
Abstrak_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers (2).pdf
Download (16kB)
Bab 1_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (130kB)
Bab 2_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
Bab 3_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (673kB)
Bab 4_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (276kB)
Bab 5_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (138kB)
Daftar Pustaka_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (238kB)
Lampiran_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (809kB)
Plagiarisme_233203083_Shinta Damayanti_ProfesiNers.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang : Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2019, setiap tahunnya, fraktur menyebabkan kematian minimal 5 juta orang, dengan patah tulang berkontribusi sebanyak 9% terhadap total kematian. Dengan tingginya angka mengacam kesehatan yang disebabkan oleh fraktur dan perawatan pada fraktur tidak segera diatasi, sejumlah dampak akan muncul. Oleh karena itu, penanganan kasus fraktur perlu dilakukan dengan baik, tindakan fraktur bisa melibatkan pembedahan. Salah satu Keluhan yang dialami pasien pasca operasi salah satunya adalah nyeri. Satu cara alternatif untuk meredakan nyeri yaitu pengobatan non farmakologi seperti teknik relaksasi nafas dalam.
Tujuan : mengetahui dengan pemberian teknik napas dalam dan aromaterapi lavender dapat mengurangi nyeri pada An. N Post Op anastesi umum Close Fraktur Radius Ulna Distal Sinistra
Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observativepartisipatif yang dilakukan pada pasien Close Fraktur Radius Ulna Distal Sinistra di RSPAU DR. S HARDJOLUKITO. Implementasi berupa terapi relaksasi nafas
dalam kombinasi aromaterapi lavender yang dilakukan sebanyak 1 kali dalam 3 hari implementasi kepada 1 subjek. Dengan menentukan skala nyeri pada pasien
Hasil : Pasien diberikan penerapan aromaterapi lavender selama 3x pertemuan dengan cara inhalasi tarik nafas dalam dan langung menggunakan minyak lavender yang diaplikasikan pada tisu makan. Intervensi diberikan dengan inhalasi sebanyak 3 kali tarikan nafas selama 30 menit dan teradapat penurunan skala nyeri.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh penurunan skala nyeri pasien sebelum dan sesudah pembeberian penerapan aromaterapi lavender dengan cara inhalasi tarik nafas dalam. Skala nyeri hari pertama skala 5 menjadi skala 2 pada hari ketiga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:45 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:45 |
| URI: | https:///id/eprint/5260 |
