Sri Amprih Lestari, - and Dewi Utari, - (2015) HUBUNGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN AKTIVITAS DASAR SEHARI-HARI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT ABIYOSO PAKEM SLEMAN YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Sri Amprih Lestari_3211008_Halaman Judul.pdf
Download (202kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_Intisari.pdf
Download (235kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_BAB I.pdf
Download (219kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_BAB IV.pdf
Download (259kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_BAB V.pdf
Download (139kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_Daftar Pustaka.pdf
Download (195kB)
Sri Amprih Lestari_3211008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Latar belakang: Ketergantungan lansia dapat dilihat dari kemampuan lansia dalam melakukakan aktivitas sehari-hari seperti makan, mandi, naik turun tangga, buang air besar, buang air kecil, berpakaian, merawat diri, penggunaan toilet, berpindah, dan mobilisasi. Tingkat ketergantungan aktivitas dasar sehari-hari akan berpengaruh terhadap kualitas hidup dan juga diperkirakan ikut mempengaruhi kondisi psikologis lansia. Kesejahteraan psikologis sangat penting selama proses penuaan karena akan berdampak pada kesehatan mental dan kesehatan fisik. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat ketergantungan aktivitas dasar sehari- hari dengan kesejahteraan psikologis lansia di Panti Sosial Tresna Werdha unit Abiyoso Pakem, Sleman, Yogyakarta. Metode: Metode penelitian adalah metode survey/observasional korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 95 responden dengan menggunakan simple random sampling. Lembar observasi dan lembar kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebagian besar responden 63 (66,3%) memiliki tingkat mandiri dalam aktivitas dasar sehari-hari. Selain itu, sebagian besar resonden 74 (77,9) memiliki kesejahteraan psikologis yang tinggi. Berdasarkan analisis data dari 95 responden menunjukkan bahwa terdapat 52 responden (54,7%) dengan tingkat mandiri memiliki kesejahteraan psikologis yang tinggi. Hasil p-value 0,126. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat ketergantungan aktivitas dasar sehari-hari dengan kesejahteraan psikologis lansia di Panti Sosial Tresna Werdha unit Abiyoso Pakem, Sleman, Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tingkat ketergantungan, aktivitas dasar sehari-hari, kesejahteraan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 20:15 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 20:15 |
| URI: | https:///id/eprint/5382 |
