Ari Wicaksono, - and Tetra Saktika Adinugraha, - (2015) PENGARUH SESI BERDOA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PREOPERASI DI BANGSAL BEDAH RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Judul-Daftar Isi_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Download (638kB)
Intisari-Abstract_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Download (233kB)
Bab I_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Download (260kB)
Bab II_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
Bab III_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
Bab IV_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Download (272kB)
Bab V_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Download (115kB)
Lampiran_Ari Wicaksono_3211027.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Data pasien pre operatif menurut WHO di seluruh penjuru dunia mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Reaksi emosional pasien yang sering muncul sebelum dilakukan operasi salah satunya kecemasan sebagai respon antisipasi pasien terhadap suatu pengalaman yang dianggap sebagai suatu ancaman. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Bangsal Bedah RSU PKU Muhammadiyah Bantul, diperoleh data bahwa 40 orang yang akan dilakukan tindakan operasi 30 pasien mengalami masalah kecemasan, 7 tidak cemas dan 3 tidak terkaji. Tujuan Penelitian: Diketahui pengaruh sesi berdoa terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien preoperasi di Bangsal Bedah RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi-experimental design dengan pendekatan pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani prosedur operasi jenis apa saja yang pertama kali sebanyak 53 pasien preoperasi. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 47 pasien. Instrumen menggunakan HARS untuk mengukur tingkat kecemasan pasien. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Tingkat kecemasan pasien sebelum dilakukan sesi berdoa dari 47 responden kecemasan ringan sebanyak 30 orang (63,8%), 13 orang (27,7%) cemas sedang dan 4 orang cemas berat (8,5%). Tingkat kecemasan setelah dilakukan sesi berdoa kategori kecemasan tidak cemas sebanyak 41 orang (87,2%), cemas ringan sebanyak 1 orang (2,1%) dan cemas sedang sebanyak 5 orang (10,6%). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P Value sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh sesi berdoa terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di Bangsal Bedah RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sesi Berdoa, Kecemasan, Preoperasi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 08:02 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 08:02 |
| URI: | https:///id/eprint/5441 |
