HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL

Fatih Muhammad N., - and Wenny Savitri, - (2016) HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.

[thumbnail of 2212081_Halaman Judul_1.pdf] Text
2212081_Halaman Judul_1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2212081_Intisari_2.pdf] Text
2212081_Intisari_2.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of 2212081_BAB I_3.pdf] Text
2212081_BAB I_3.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of 2212081_BAB II_4.pdf] Text
2212081_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)
[thumbnail of 2212081_BAB III_5.pdf] Text
2212081_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (337kB)
[thumbnail of 2212081_BAB IV_6.pdf] Text
2212081_BAB IV_6.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of 2212081_BAB V_7.pdf] Text
2212081_BAB V_7.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of 2212081_Daftar Pustaka_8.pdf] Text
2212081_Daftar Pustaka_8.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of 2212081_Lampiran_9.pdf] Text
2212081_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://www.unjaya.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Penyakit TB merupakan penyakit infeksi kronis yang terutama menyerang paru-paru namun bisa juga menyerang organ-organ lain. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini memerlukan pengobatan yang adekuat agar tidak menular ke orang disekitarnya. Waktu pengobatan yang cukup lama yaitu sekitar 2-6 bulan. Hal ini berisiko apabila penderita tidak patuh minum obat atau putus obat, justru akan mengakibatkan kekebalan ganda kuman TB terhadap obat anti tuberkulosis. Program pengobatan TB dilaksanakan dengan strategi DOTS yaitu pengawasan langsung minum obat oleh seorang PMO keluarga yang berperan mengawasi, memotivasi, dan mendampingi penderita selama minum obat sampai dinyatakan sembuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran peluarga sebagai pengawas minum obat dengan kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam minum obat di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul.
Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional dan menggunakan total sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 25 responden yaitu penderita TB paru pengobatan kategori I. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner yang kemudian di analisis menggunakan uji statistik bivariat rank spearman.
Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh nilai ρ= 0,002 (<0,05) dan koefisien korelasinya 0,600 yang berarti ada hubungan yang kuat antara peran keluarga sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB. Pola hubungan yang terjadi adalah berpola positif artinya semakin baik peran PMO keluarga maka akan semakin tinggi pula kepatuhan penderita TB dalam minum obat.
Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh nilai ρ= 0,002 (<0,05) dan koefisien korelasinya 0,600 yang berarti ada hubungan yang kuat antara peran keluarga sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB. Pola hubungan yang terjadi adalah berpola positif artinya semakin baik peran PMO keluarga maka akan semakin tinggi pula kepatuhan penderita TB dalam minum obat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Peran keluarga, PMO, Kepatuhan minum obat, TB paru
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Erna Fitri Widayati
Date Deposited: 12 Jul 2026 15:13
Last Modified: 12 Jul 2026 15:13
URI: https:///id/eprint/5514

Actions (login required)

View Item
View Item