Beliawati, - and Dwi Susanti, - (2025) Efektivitas Terapi Audiovisual (Film Kartun) terhadap Kecemasan hospitalisasi pada Anak Usia Prasekolah di Ruang Melati RSUD Sleman. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (1MB)
Abstrak_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (570kB)
BAB I_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (478kB)
BAB II_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (686kB)
BAB III_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (690kB)
BAB IV_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (469kB)
BAB V_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (542kB)
BAB VI_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (441kB)
Daftar pustaka_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (414kB)
Lampiran_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_243203021_Beliawati_Ners.pdf
Download (422kB)
Abstract
Latar Belakang: Anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi akan mengalami kecemasan yang signifikan. Kecemasan ini dapat menyebabkan anak menjadi rewel, sering menangis, menendang, berbicara kasar, bahkan agresif. Hal
ini dapat menghambat proses penyembuhan dan memperpanjang lama rawat inap anak. Oleh karena itu, terapi audiovisual seperti menonton film kartun dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah.
Tujuan Penelitian: Mengetahui efektivitas terapi audio visual (film kartun) terhadap kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah di RSUD Sleman.
Metode Penelitian: Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan studi literatur, pengamatan, pengkajian dan pelayanan keperawatan seperti pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Terapi ini diberikan satu kali dalam sehari dengan durasi 5-10 menit selama dua hari.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian pada hari pertama sebelum dilakukan intervensi didapatkan hasil kuesioner 33 (kecemasan sedang), setelah diberikan intervensi didapatkan hasil kuesioner 18 (kategori ringan). Hari kedua didapatkan hasil kuesioner sebelum dilakukan intervensi 33 (kecemasan sedang) dan setelah diberikan intervensi menjadi 15 (kecemasan ringan).
Kesimpulan: Terapi audio visual (film kartun) efektif dalam mengurangi kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah secara signifikan. Hasil kecemasan hospitalisasi pasien mengalami penurunan dari kategori sedang ke kategori ringan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 15:51 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 15:51 |
| URI: | https:///id/eprint/5558 |
