Zidan Setiawan, - and Retno Sumiyarini, - (2025) Implementasi Terapi Benson Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Post Operasi ORIF Radius Distal Sinistra Hari Ke 0 Di RSUD Wonosari. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (328kB)
ABSTRAK_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (213kB)
BAB I_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (226kB)
BAB II_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
BAB III_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (400kB)
BAB IV_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (299kB)
BAB V_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (277kB)
BAB VI_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (164kB)
DAFTAR PUSTAKA_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PRODI PENDIDIKAN PROFESI NERS.pdf
Download (260kB)
LAMPIRAN_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PLAGIARISME_243203024_ZIDAN SETIAWAN_PROFESI NERS.pdf
Download (477kB)
Abstract
Latar Belakang: Nyeri pasca operasi merupakan masalah signifikan yang dihadapi oleh pasien setelah prosedur bedah, termasuk operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) pada fraktur radius distal. Manajemen nyeri yang tidak adekuat dapat menghambat pemulihan dan menurunkan kualitas hidup pasien. Terapi non-farmakologis, seperti terapi relaksasi Benson, menawarkan alternatif yang efektif dan
aman untuk mengurangi nyeri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi terapi relaksasi Benson dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi ORIF
radius distal sinistra hari ke-0 di RSUD Wonosari.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun (Tn. B) yang menjalani operasi ORIF fraktur radius distal sinistra. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa terapi relaksasi Benson yang dikombinasikan dengan zikir, diberikan selama 10-15 menit, beberapa jam setelah operasi.
Hasil: Sebelum diberikan intervensi, pasien melaporkan nyeri dengan skala 5 (nyeri sedang). Setelah implementasi terapi relaksasi Benson, skala nyeri pasien mengalami penurunan menjadi 3 (nyeri ringan) pada hari pertama, 2 (nyeri ringan) pada hari kedua, dan 1 (nyeri sangat ringan) pada hari ketiga. Pasien juga melaporkan perasaan lebih tenang, rileks, dan mampu mengelola nyerinya secara mandiri.
Kesimpulan: Implementasi terapi relaksasi Benson terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ORIF fraktur radius distal sinistra. Terapi ini
dapat menjadi intervensi keperawatan komplementer yang bermanfaat dalam manajemen nyeri akut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 16:19 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 16:19 |
| URI: | https:///id/eprint/5561 |
