Ditha Putri M. S., - and Tetra Saktika Adinugraha, - (2016) PERBEDAAN TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL DENGAN NAFAS DALAM TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTERMITAS ATAS ATAU BAWAH DI RUMAH SAKIT PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
3211060_Halaman Judul_1.pdf
Download (4MB)
3211060_Intisari_2.pdf
Download (133kB)
3211060_BAB I_3.pdf
Download (165kB)
3211060_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
3211060_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
3211060_BAB IV_6.pdf
Download (197kB)
3211060_BAB IV_6.pdf
Download (197kB)
3211060_BAB V_7.pdf
Download (94kB)
3211060_Daftar Pustaka_8.pdf
Download (100kB)
3211060_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
Abstract
Latar belakang: Prosedur operasi merupakan salah satu bentuk terapi medis yang dapat menimbulkan rasa takut, cemas hingga stress, karena dapat mengancam integritas tubuh, dan dapat menimbulkan rasa nyeri. Perawat mempunyai peran penting dalam setiap tindakan post operasi, yaitu untuk membantu pasien menurunkan tingkat nyeri pasien post operasi. Intervensi yang dapat dilakukan dengan terapi komplementer yaitu penggunaan terapi musik dan nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri post operasi Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi musik instrumental dengan nafas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pasien post operasi fraktur ekstermitas atas atau bawah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yaitu Quasi eksperimen dengan rancangan pre-test and post-test design. Pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel penelitian 31 responden sesuai kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil: Hasil uji statistik paired sample t-test antara pasien yang diberikan terapi musik instrumental dengan nafas dalam pada pagi hari yang diberikan nafas dalam menunjukan nilai rata-rata pretest 6.10 dan nilai posttest 4,65, yang artinya ada penurunan yang bermakna terhadap skala nyeri pasien post operasi fraktur ekstermitas atas atau bawah. Pada sore hari saat diberikan terapi musik instrumental didapatkan nilai pretest 6,23 dan nilai posttest 3,94 yang artinya ada penurunan skala nyeri yang bermakna.
Kesimpulan: Terapi nafas dalam dan terapi musik instrumental mempunyai pengaruh yang sinifikan terhadap menurunkan skala nyeri pasien post operasi fraktur ekstermitas atas atau bawah.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Musik instrumental, Nafas Dalam, post operasi, Skala nyeri |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:39 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:39 |
| URI: | https:///id/eprint/5606 |
