Fellisia Meilani Putri, - and Adi Heryadi, - (2025) HUBUNGAN POLA ASUH NEGLECTFUL DAN INFERIORITY COMPLEX PADA GENERASI Z. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (499kB)
Abstrak_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (209kB)
Bab 1_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (244kB)
Bab 2_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
Bab 3_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (284kB)
Bab 4_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (292kB)
Bab 5_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (166kB)
Daftar Pustaka_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (183kB)
Lampiran_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212303050_Fellisia Meilani Putri_Psikologi.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Generasi Z rentan mengalami tekanan psikologis seperti Inferiority complex, yang dapat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Salah satu gaya pengasuhan yang berkontribusi terhadap munculnya perasaan rendah diri adalah pola asuh neglectful, yaitu kurangnya keterlibatan emosional dan pengawasan dari orang tua.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh neglectful dan Inferiority complex pada Generasi Z.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 110 Generasi Z di Indonesia sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Korelasi Spearman rho. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh neglectful dan Inferiority complex. Meskipun mayoritas responden menunjukkan tingkat Inferiority complex yang sedang hingga tinggi dan mengalami pola asuh neglectful yang cukup tinggi.
Hasil Analisis: Hasil uji korelasi Spearman rho, diperoleh nilai korelasi sebesar r = -0,182 dengan signifikansi p = 0,057.
Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh neglectful dan Inferiority complex. Dengan demikian, faktor lain di luar pola asuh kemungkinan turut memengaruhi terbentuknya perasaan rendah diri pada Generasi Z
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Inferiority complex, pola asuh neglectful, Generasi Z |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:12 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:12 |
| URI: | https:///id/eprint/5653 |
