Suwitri, - and Ratih Kumoro Jati, - (2016) GAMBARAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROXY PROGESTERON ASETAT (DMPA) DI PUSKESMAS WONOSARI I GUNUNGKIDUL TAHUN 2014. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Download (500kB)
Abstrak_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Download (41kB)
BAB I_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Download (39kB)
BAB II_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66kB)
BAB III_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
BAB IV_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Download (39kB)
BAB V_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Download (19kB)
Daftar Pustaka_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
Lampiran_1112199_Suwitri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang banyak dipilih oleh akseptor di Indonesia termasuk di Yogyakarta. Jumlahnya mencapai 201.994 akseptor (45,73%) dari tujuh macam alat kontrasepsi, dengan akseptor terbanyak terdapat di Gunungkidul yaitu sebanyak 57,271 akseptor (47,77%) dan Puskesmas Wonosari I merupakan puskesmas terbanyak akseptor kontrasepsi suntik DMPA dengan jumlah 2123 akseptor. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan November 2015 di Puskesmas Wonosari I, efek samping kenaikan berat badan menjadi masalah yang sering dikeluhkan oleh akseptor.
Tujuan: Mengetahui gambaran berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik DMPA di Puskesmas Wonosari I Gunungkidul tahun 2014.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional rancangan deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan di Puskesmas Wonosari I pada tanggal 22-23 Desember 2015. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 51 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat.
Hasil: Mayoritas berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik DMPA yaitu mengalami berat badan naik sebanyak 26 akseptor (51,0%) dan Mayoritas kenaikan berat badan yang dialami akseptor kontraspsi suntik DMPA yaitu 2 kg sebanyak 9 akseptor (17,6%) dengan rata-rata kenaikan berat badan dari 26 akseptor yang mengalami kenaikan berat badan yaitu 2,25 kg.
Kesimpulan: Mayoritas berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik DMPA selama satu tahun yaitu mengalami berat badan naik sebanyak 26 akseptor (51,0%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Berat badan, suntik Depo Medroxy Progesteron Asetat (DMPA). |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:49 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:49 |
| URI: | https:///id/eprint/5810 |
