Bella Syafitri, - and Budi Rahayu, - (2025) PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP GEJALA POSTPARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI PMB UMU HANI KAB. BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Download (345kB)
ABSTRACT_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan Transfer.pdf
Download (15kB)
BAB 1_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Download (90kB)
BAB 2_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
BAB 3_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Download (85kB)
BAB 4_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Download (181kB)
BAB 5_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan Transfer.pdf
Download (12kB)
DAFTAR PUSTAKA_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan Transfer.pdf
Download (136kB)
LAMPIRAN_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PLAGIARISME_222207126_Bella Syafitri DN_S1 Kebidanan TF.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang : Postpartum blues adalah kondisi emosional yang umum terjadi pada ibu pasca melahirkan. Kondisi ini dapat berdampak negatif bagi ibu dan bayinya jika tidak ditangani. Aromaterapi lavender merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dianggap mampu mengurangi gejala postpartum blues, karena memiliki efek relaksasi yang menenangkan. Prevalensi post partum blues di Indonesia, berkisar antara 50 sampai 70%, sementara tingkat kejadian depresi post partum mencapai 22,4% menurut data dari WHO tahun 2018. Menurut Profil Kesehatan Indonesia 2019, prevalensi post partum blues di Indonesia adalah sekitar 30%.
Tujuan : Meneliti pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap gejala postpartum blues pada ibu nifas di PMB Umu Hani Kabupaten Bantul.
Metode : Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pretest dan posttest pada dua kelompok. Sebanyak 32 ibu nifas dipilih secara purposive sampling. Satu kelompok diberi intervensi berupa aromaterapi lavender, sedangkan kelompok lainnya tidak diberi intervensi. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS).
Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan pemberian aromaterapi lavender selama 14 hari, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value sebesar 0.001 (p < 0.05). Ini menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender secara signifikan dapat menurunkan gejala postpartum blues pada ibu nifas.
Kesimpulan : Pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan dan gejala postpartum blues pada ibu nifas dibandingkan kelompok yang tidak diberi intervensi di PMB Umu Hani Kab. Bantul.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aromaterapi, Lavender, PostPartum Blues |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 15:22 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 15:22 |
| URI: | https:///id/eprint/5881 |
