Kristina Elisa Sandy Marthins, - and Nendhi Wahyunia Utami, - (2025) PENGARUH PEMBERIAN AIR JAHE TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SEWON. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (502kB)
Abstrak_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (175kB)
BAB 1_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (224kB)
BAB 2_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
BAB 3_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (352kB)
BAB 4_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (343kB)
BAB 5_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (154kB)
DAFTAR PUSTAKA_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (178kB)
Lampiran_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212207031_Kristina Elisa Sandy Marthins_S1 Kebidanan.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri akibat kontraksi otot rahim yang dipicu oleh hormon prostaglandin, terutama saat hormon esterogen dan progesteron menurun. Kondisi ini membuat ketidaknyamanan bagi wanita yang mengalaminya saat menstruasi, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Data WHO menyebutkan 90% wanita mengalami dismenore, dengan 64,25% terjadi di Indonesia. Di Yogyakarta angka kejadian dismenore mencapai 56% wanita mengalami dismenore. Penanganan non-framakologis seperti konsumsi air jahe emprit menjadi alternatif karena mengandung senyawa aktif gingerol dan shagaol yang bersifat analgesik dan antiinflamasi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian air jahe emprit sebagai terapi non farmakologi terhadap penurunan rasa nyeri dismenore pada remaja putri di SMAN 1 Sewon.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pra-eksperimen dengan rancangan one -group pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18 Mei – 22 Juni 2025 dengan total 20 responden yang diberikan intervensi. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengukuran skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Data bivariat dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon dan Crosstabs.
Hasil: Hasil uji wilcoxon menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian intervensi dengan nilai p= 0,000 (p < 0,05). Sebelum diberikan intervensi 6,40 setelah diberikan intervensi 0,70 dengan penurunan skala nyeri sebesar 5,70 yang artinya air jahe emprit efektif untuk penurunan nyeri dismenore.
Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian air jahe emprit terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Air jahe dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi yang aman, mudah diolah, dan efektif dalam meredakan nyeri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dismenore, Air Jahe, Remaja Putri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 02:57 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 02:57 |
| URI: | https:///id/eprint/5915 |
