Rini Sumaryani, - and Supiyati, - (2012) PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PIJAT BAYI DENGAN PRAKTEK PIJAT BAYI SECARA MANDIRI OLEH IBU DI DESA HARGOSARI GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (741kB)
Abstrak_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (104kB)
BAB I_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (168kB)
BAB II_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
BAB III_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
BAB IV_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (159kB)
BAB V_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Download (111kB)
Daftar Pustaka_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
Lampiran_1310279_Rini Sumaryani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Analisa SDKI pijat bayi di Indonesia diperkirakan 12,4% dari seluruh bayi di dunia. Pijat bayi di masyarakat, umumnya dukun yang masih memegang peranan penting dan pemijatan dilakukan bila bayi sakit atau rewel. Pendidikan kesehatan tentang pijat bayi masih belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga masih jarang pelaksanaan pijat bayi secara mandiri oleh ibu.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi dengan praktek pijat bayi secara mandiri oleh ibu di Desa Hargosari Gunungkidul Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian quasy eksperiment dengan rancangan yang one group pretest – post test design. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Desa Hargosari Gunungkidul sebanyak 15 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan adalah t-test.
Hasil Penelitian: Praktek pijat bayi sebelum pemberian pendidikan kesehatan adalah kurang sebanyak 11 responden (73,3%) dan cukup sebanyak 4 orang (26,7%), praktek pijat bayi sesudah pemberian pendidikan kesehatan adalah cukup sebanyak 7 responden (46,7%) dan sebagian kecil baik dan kurang masing-masing sebanyak 4 orang (26,7%, nilai p= 0,000 berarti (p < 0,005) sedangkan nilai uji t hitung sebesar 4,785 dimana nilai t tabel pada df 14 sebesar 2,145 sehingga (t hitung > t tabel).
Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi dengan praktek pijat bayi secara mandiri oleh ibu di Desa Hargosari Gunungkidul Yogyakarta. Tenaga kesehatan sebaiknya meningkatkan penyuluhan mengenai praktek pijat bayi pada ibu yang memiliki bayi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan kesehatan, praktek pijat bayi secara mandiri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 05:21 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 05:21 |
| URI: | https:///id/eprint/5983 |
