Baiq Sapriannisa, - and Isti Handayaningsih, - (2012) GAMBARAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI DALAM PEMBERIAN SUSU FORMULA DI DESA MULO WONOSARI GUNUNGKIDUL TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Download (176kB)
Intisari_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Download (24kB)
BAB I_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Download (51kB)
BAB II_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
BAB III_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
BAB IV_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Download (59kB)
BAB V_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Download (21kB)
Daftar Pustaka_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
Lampiran_1309150_Baiq Sapriannisa_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Rendahnya cakupan ASI eksklusif ini disebabkan karena pemberian makanan pendamping ASI secara dini. Rendahnya status gizi bayi dan balita dapat disebabkan rendahnya pemberian ASI ekslusif dikeluarga menjadi pemicu dan bayi yang berusia kurang dari 1 bulan sudah diberi makanan pendamping. Terdapat suatu pendapat bahwa bayi yang diberi susu formula akan mengalami kenaikan berat badan lebih cepat. Tujuan: Mengetahui gambaran peningkatan berat badan pada bayi dalam pemberian susu formula di Desa Mulo Wonosari GunungKidul Tahun 2012 Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian ini adalah bayi yang berusia 6-12 bulan yang diberi susu formula berjumlah 37 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Peningkatan berat badan pada bayi dalam pemberian susu formula dari 37 bayi berdasarkan umur bayi 6 sampai 12 bulan sebagian besar peningkatan berat badan bayi dalam kategori normal terjadi pada usia 6,7,10 dan 12 bulan (40,0%) dan untuk peningkatan berat badan bayi dalam kategori tidak normal sebagian besar terjadi pada usia 6,7,10 dan 12 bulan (60.0%). Peningkatan berat badan pada bayi dalam pemberian susu formula berdasarkan jenis kelamin sebagian besar peningkatan berat badan bayi dalam kategori normal terjadi pada bayi dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 9 orang (42,9%) dan untuk peningkatan berat badan bayi dalam kategori tidak normal sebagian besar terjadi pada bayi dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 11 orang (68,8%). Kesimpulan: Gambaran peningkatan berat badan pada bayi dalam pemberian susu formula di Desa Mulo Wonosari GunungKidul Tahun 2012 dalam kategori tidak normal 62,2 % Saran: Dari hasil uji tersebut maka diharapkan petugas kesehatan dan departemen terkait dapat memberikan informasi tentang pemberian susu formula pada bayi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Susu Formula, Berat Badan Bayi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 07:39 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 07:39 |
| URI: | https:///id/eprint/6344 |
