Listiani Kurniasari, - and Isti Handayaningsih, - (2012) HUBUNGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DENGAN PROSES INVOLUSI UTERUS PADA IBU POSTPARTUM MINGGU KE-1 DI PUSKESMAS MERGANGSAN TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Download (278kB)
Abstrak_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Download (141kB)
BAB I_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Download (196kB)
BAB II_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
BAB III_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
BAB IV_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Download (170kB)
BAB V_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Download (65kB)
Daftar Pustaka_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
Lampiran_1309143_Listiani Kurniasari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang:Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, yaitu sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup pada survei Tahun 2003-2007. Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan postpartum. Pada keadaan normal, segera setelah plasenta lahir otot-otot polos uterus mengalami kontraksi, proses ini akan membantu mengurangi bekas luka tempat implantasi plasenta yang pada akhirnya akan mengecil kembali ke bentuk semula, serta mengurangi perdarahan. Selama 1 sampai 2 jam postpartum intensitas kontraksi uterus bisa berkurang, sehingga penting sekali untuk mempertahankan kontraksi uterus. Salah satu cara untuk mempertahankan kontraksi uterus adalah dengan pelaksanaan IMD. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) secara dini dengan melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) dapat merangsang pengeluaran hormon oksitosin yang dapat memacu kontraksi uterus Tujuan: Mengetahui hubungan antara pelaksanaan IMD dengan proses involusi uterus pada ibu postpartum minggu ke-1 di Puskesmas Mergangsan, Yogyakarta Tahun 2012. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional dengan menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 30 ibu postpartum hari ke-4. Analisis data dengan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melaksanakan IMD dengan baik sebanyak 27 responden (90%), dan sebagian besar responden mengalami proses involusi uterus yang baik yaitu 27 responden (90%). Hasil uji statistik didapatkan nilai X2 hitung 30,0 > 5,99 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pelaksanaan IMD dengan proses involusi uterus pada ibu postpartum minggu ke-1 di Puskesmas Mergangsan, Yogyakarta Tahun 2012. Saran: Disarankan agar ibu postpartum dapat lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya IMD dan dapat melaksanakan inisiasi menyusu dini sampai berhasil pada persalinan selanjutnya, sehingga proses involusi uterus berjalan dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelaksanaan IMD, Proses Involusi Uterus |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:31 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:31 |
| URI: | https:///id/eprint/6806 |
