Studi Komparatif Sistem Hukum Kebendaan atas Kepemilikan dan Penguasaan Tanah antara Indonesia dan Perancis

Ratu Bilkis, - and Wahyu Adi Mudiparwanto, - (2025) Studi Komparatif Sistem Hukum Kebendaan atas Kepemilikan dan Penguasaan Tanah antara Indonesia dan Perancis. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[thumbnail of Judul_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Judul_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (782kB)
[thumbnail of Abstrak_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Abstrak_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of Bab 1_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Bab 1_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of Bab 2_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Bab 2_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB)
[thumbnail of Bab 3_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Bab 3_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of Bab 4_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Bab 4_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of Bab 5_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Bab 5_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Daftar Pustaka_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of Lampiran_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Lampiran_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (943kB)
[thumbnail of Plagiarisme_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf] Text
Plagiarisme_212302011_Ratu Bilkis_Hukum.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tumpang tindih sertifikat tanah di Indonesia mencerminkan ketidaklarasan antara hukum adat dan hukum modern, yang menyebabkan ketidakpastian hukum dan konflik agraria. Penelitian ini membandingkan sistem hukum kebendaan Indonesia dan Perancis, khususnya dalam pengaturan kepemilikan dan penguasaan tanah. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundangundangan, komparatif, dan konseptual. Jenis data hukum dalam penelitian ini menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perancis menerapkan sistem pendaftaran tanah yang bersifat konstitutif dan formalistik, menjadikan akta otentik serta pencatatan sebagai syarat sah kepemilikan. Sebaliknya, Indonesia masih mengakui penguasaan fisik sebagai dasar pengajuan hak, yang menimbulkan celah konflik agraria. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan normatif dalam menyoroti kekosongan pengaturan mengenai penguasaan tanah dalam hukum Indonesia, serta menawarkan model pembaruan hukum dengan merujuk pada struktur sistem pertanahan di Perancis yang lebih terorganisir dan formalistik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law
Depositing User: Mrs Tiara DP
Date Deposited: 29 Jul 2026 08:35
Last Modified: 29 Jul 2026 08:35
URI: https:///id/eprint/6948

Actions (login required)

View Item
View Item