Sri Wahyuni, - and Duwie Sulistyorini, - (2009) HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS RAWAT INAP MANDIRAJA 1 BANJARNEGARA TAHUN 2009. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Sri Wahyuni_1307587_full-1-12.pdf
Download (49kB)
Intisari_Sri Wahyuni_1307587_full-3-4.pdf
Download (33kB)
BAB 1_Sri Wahyuni_1307587_full-13-16.pdf
Download (32kB)
BAB 2_Sri Wahyuni_1307587_full-17-34.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
BAB 3_Sri Wahyuni_1307587_full-35-41.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
BAB 4_Sri Wahyuni_1307587_full-42-54.pdf
Download (72kB)
BAB 5_Sri Wahyuni_1307587_full-55-56.pdf
Download (26kB)
Dapus_Sri Wahyuni_1307587_full-57-60.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
Lampiran_Sri Wahyuni_1307587_full-61-64.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (35kB)
Abstract
Latar Belakang: Seorang wanita yang mengalami defisiensi nutrisi gizi sebelum dan selama hamil kemungkinan wanita tersebut akan mengalami kurang energi kronis (KEK) selama hamil. Ibu hamil yang mengalami KEK mempunyai risiko melahirkan bayi dengan BBLR 5 kali lebih besar dibandingkan ibu hamil yang tidak KEK. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara status gizi ibu hamil dengan angka kejadian BBLR di Puskesmas Rawat Inap Mandiraja 1 Banjarnegara Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode penelitian non- eksperimental (observasi). Independent variable dalam penelitian ini adalah status gizi ibu hamil. Dependent variable dalam penelitian ini adalah bayi berat lahir rendah. Populasi penelitian semua ibu hamil Trimester III yang melahirkan pada bulan Oktober dan Nopember tahun 2009 sebanyak 70 ibu hamil di Puskesmas Mandiraja 1. Jumlah sampel diambil sebanyak 41 orang menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan untuk menghitung hubungan yang skala pengukurannya menggunakan skala nominal tersebut adalah dengan uji korelasi Chi Square. Hasil Penelitian: 1) Status gizi ibu dengan kategori non KEK sebanyak 27 orang (65,9%) lebih banyak dibandingkan yang KEK sebanyak 14 orang (34,1%). 2) BBLR sebanyak 13 bayi (31,7%) lebih sedikit dibandingkan yang Non BBLR sebanyak 28 bayi (68,3%). 3) Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara status gizi ibu mempunyai hubungan yang bermakna secara statistik dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) (p=0,00). Kesimpulan: Status gizi ibu hamil berhubungan dengan angka kejadian BBLR di Puskesmas Rawat Inap Mandiraja 1 Banjarnegara
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ibu Hamil, KEK, BBLR |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 07:36 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 07:36 |
| URI: | https:///id/eprint/6972 |
