Ni Luh Novi Astawati, - and Muhammad Zaki Mubarrak, - (2025) Kedudukan BPSK Dalam Menjamin Prinsip Access To Justice Bagi Konsumen. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (227kB)
Bab 1_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (279kB)
Bab 2_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
Bab 3_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (238kB)
Bab 4_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (342kB)
Bab 5_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (215kB)
Daftar Pustaka_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (165kB)
Lampiran_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
Plagiarisme_212302053_Ni Luh Novi Astawati_Hukum.pdf
Download (4MB)
Abstract
Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) lembaga baru dibentuk oleh pemerintah sebagai solusi sengketa konsumen yang cepat dan murah, namun kedudukannya dalan sistem peradilan indonesia serta efektivitasnya dalam menjamin access to justice perlu dikaji. Penelitian ini akan mengalisis: (1) posisi hukum BPSK, dan (2) sejauh mana BPSK memenuhi Prinsip access to justice bagi konsumen. Dengan tujuan untuk mengetahui posisi hukum BPSK dalam sistem peradilan Indonesia dan bagaimana kontribusi BPSK dalam menjamin access to justice bagi konsumen dalam menangani perselisihan dengan pelaku usaha. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian hukum dengan dua pendekatan yaitu:(1) pendekatan perundang-undangan, (2)pendekatan konseptual. Menggunakan sumber bahan hukum sekunder yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara dengan mengkombinasikan bahan hukum primer dan
bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan yang diterapkan adalah studi pustaka (bibliography study), dan analisis data memakai preskriptif. Hasil dari penelitian ini terkait kedudukan BPSK pada sistem peradilan indonesia adalah di luar peradilan atau quasi-yudisal karena putusan BPSK bersifat final dan mengikat namun tidak memiliki kekuatan eksekutorial. Keberadaan BPSK telah berperan penting dalam mengatasi ketidaksimbangan posisi hukum antara konsumen dean
pelaku usaha, dengan menerapkan tiga prinsip dasar yaitu aksesibiltas, fairness, dan efektivitas secara keseluruhan telah memenuhi prinsip access to justice. Namun implementasi masih menghadapi berbagai tantangan tidak meratanya BPSK di
setiap daerah tingkat II (kota/kabupaten), rendahnya kesadaran konsumen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 07:59 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 07:59 |
| URI: | https:///id/eprint/7010 |
