Joko Sarwono, - and Rahayu Puji Lestari, - (2009) PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI PADA BALITA KURANG ENERGI PROTEIN (KEP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IMOGIRI II KABUPATEN BANTUL TAHUN 2009. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Judul-Daftar Isi_Joko Sarwono_3207501_1.pdf
Download (95kB)
Abstract_Intisari_Joko Sarwono_3207501_2.pdf
Download (11kB)
Bab I_Joko Sarwono_3207501_3.pdf
Download (61kB)
Bab II_Joko Sarwono_3207501.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
Bab III_Joko Sarwono_3207501.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
Bab IV_Joko Sarwono_3207501.pdf
Download (117kB)
Bab V_Joko Sarwono_3207501.pdf
Download (46kB)
Daftar Pustaka_Joko Sarwono_3207501.pdf
Download (56kB)
Lampiran_Joko Sarwono_3207501.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
Abstract
Latar Belakang :Anak adalah manusia sejak pembuahan sampai berakhirnya proses tumbuh kembang yang merupakan investasi yang harus dilindungi. Di Indonesia permasalahan yang berkaitan dengan kelangsungan hidup anak saat ini antara lain berkaitan dengan angka kematian bayi yang masih tinggi yang erat kaitannya dengan masalah gizi diantaranya adalah masalah kurang energi protein (KEP). Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap peningkatan status gizi pada balita kurang energi protein di wilayah kerja Puskesmas Imogiri II. Metode :Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment (eksperimen semu) pada sasaran balita kurang energi protein (KEP) di wilayah kerja Puskesmas Imogiri II Kabupaten Bantul, dengan intervensi berupa pemberian PMT, dan menggunakan rancangan one group pre test post test. Pengambilan populasi sekaligus sampel diperoleh 30 subyek penelitian. Untuk mengetahui perbedaan status gizi menggunakan uji chi square. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan pengukuran berat badan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi Subyek penelitian sebelum pemberian makanan tambahan, dari 30 anak terdapat 8 ( 26,7 %) anak dengan status gizi buruk, dan 22 (73,3%) anak dengan status gizi kurang. Tiga bulan setelah pemberian makanan tambahan, dari 30 anak terdapat 3 (10%) anak dengan status gizi buruk, dan 25 (83,3%) anak dengan status gizi kurang, dan 2 (6,7%) dengan gizi baik. Ada penurunan proporsi gizi buruk sebesar16,7%, dan ada peningkatan proporsi gizi kurang sebesar 10% serta adanya peningkatan proporsi gizi baik sebesar 6,7%. Uji statistik dikerjakan dengan bantuan komputer program SPSS dan diperoleh nilai X2 sebesar 33,80 dengan nilai p=0,000 (<0,05). Kesimpulan : Ada perbedaan bermakna status gizi sebelum dan sesudah mendapat PMT, yang membuktikan ada pengaruh pemberian PMT terhadap peningkatan status gizi balita KEP.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberian Makanan Tambahan (PMT),status gizi, balita KEP |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:15 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:15 |
| URI: | https:///id/eprint/1425 |
