Intan Zahrotun Masrifah, - and Novita Nirmalasari, - (2025) Tingkat Kelelahan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Terapi Hemodialisa. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Download (576kB)
ABSTRAK_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Download (233kB)
BAB 1_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Download (250kB)
BAB 2_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
BAB 3_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf.pdf
Download (313kB)
BAB 4_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf.pdf
Download (297kB)
Bab 5_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Download (105kB)
DAFTAR PUSTAKA_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf.pdf
Download (251kB)
LAMPIRAN_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212201051_Intan Zahrotun_Keperawatan.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar belakang: Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) ditandai dengan terjadinya penurunan fungsi ginjal yang berlangsung perlahan dan bersifat permanen dalam jangka waktu 3 bulan atau lebih. Pengobatan yang dapat menggantikan fungsi ginjal
salah satunya adalah hemodialisis. Hemodialisis dapat menyebabkan efek samping baik secara fisik ataupun psikologis. Kelelahan menjadi salah satu efek samping secara fisik yang umum terjadi akibat dari terapi hemodialisis
Tujuan: Mengetahui tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani perawatan hemodialisis
Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah pasien GGK yang menjalani terapi Hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling dengan jumlah 51 responden. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner FACIT Fatigue Scale yang telah teruji validitas dan reabilitasnya. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif.
Hasil: Sejumlah 27 responden (52,9%) mengalami kelelahan saat hemodialisa. Berdasarkan karakteristik responden, responden yang mengalami kelelahan secara keseluruhan telah menikah dengan jenis kelamin laki-laki sejumlah 19 (59,4%)
pada rentang usia lansia akhir sebanyak 16 (59,3%). Responden yang mengalami kelelahan berpendidikan SD (69,2%) dengan pekerjaan sebagai buruh tani sejumlah 10 responden (66,7%). Pasien dengan lama hemodialisa terlama yaitu dengan lama 132 bulan dan 84 bulan memilki frekuensi 2 kali seminggu mengalami kelelahan.
Kesimpulan:Tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan motivasi serta menyediakan pelayanan yang tepat bagi pasien untuk penyemangat dan mengurangi kelelahan yang dialami.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisa, Kelelahan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 01:54 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 01:55 |
| URI: | https:///id/eprint/3900 |
