Mufiqoh, - and Fatimah Dewi Anggraeni, - (2015) GAMBARAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Abstrak_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (167kB)
BAB I_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (234kB)
BAB II_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB III_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
BAB IV_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (198kB)
BAB IV_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (198kB)
BAB V_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Download (164kB)
Daftar Pustaka_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
Lampiran_1310104_Mufiqoh_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Angka kematian ibu (AKI) adalah banyaknya wanita yang meninggal dari suatu penyebab terkait gangguan kehamilan, persalinan dan nifas per 100.000 kelahiran hidup (DepKes RI, 2011). Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu penyebab terjadinya perdarahan yang merupakan faktor utama penyebab kematian ibu. Kecamatan Pajangan merupakan wilayah dengan kejadian anemia tertinggi kedua di kabupaten Bantul yaitu (54,89%).
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pajangan Bantul.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Metode penelitian menggunakan random sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 43 responden ibu hamil.
Hasil : Dari penelitian diketahui mayoritas ibu hamil mengalami anemia ringan yaitu (53,5%) dan yang tidak anemia sebanyak (39,5%) responden. Responden yang anemia berumur >35 tahun sebanyak (23,25%), yang tidak anemia berumur 20 – 35 tahun sebanyak (30,23%) responden. Responden yang anemia dengan paritas multipara yaitu (25,58%), yang tidak anemia paritas primipara yaitu (23,25%) responden. Responden yang anemia jenjang pendidikan SMP yaitu (20,9%), yang tidak anemia jenjang pendidikan SMA yaitu (16,2%) responden. Responden yang anemia mayoritas umur kehamilan TM III yaitu (23,25%), yang tidak anemia umur kehamilan TM II yaitu (18,60%) responden.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan mayoritas ibu hamil mengalami anemia ringan. Mayoritas ibu hamil yang mengalami anemia berumur >35 tahun, paritas multipara, jenjang pendidikan SMP dan umur kehamilan trimester III. Saran: Bidan sebaiknya dapat memberikan penyuluhan dan KIE yang lebih maksimal khususnya yang berkaitan dengan anemia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Ibu Hamil. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:42 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:42 |
| URI: | https:///id/eprint/5635 |
