Nur Laila, - and Tri Sunarsih, - (2025) PENGETAHUAN PEMENUHAN GIZI SEIMBANG PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA WASTING DI PUSKESMAS JETIS II BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Astrak_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (207kB)
Bab 1_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (226kB)
Bab 2_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (524kB)
Bab 3_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (444kB)
Bab 4_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (245kB)
Bab 5_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (316kB)
Daftar Pustaka_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (433kB)
Lampiran_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_192207027_Nur Laila_S-1 Kebidanan.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Dengan mengetahui prevalensi wasting di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta, dengan fokus pada pengaruh pengetahuan ibu dan faktor sosial ekonomi terhadap status gizi balita. Data menunjukkan bahwa 55% dari 40 balita yang mengalami wasting berada dalam kategori pendek menurut standar WHO. Meskipun sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi, banyak dari mereka berasal dari keluarga dengan pendapatan sedang, yaitu antara 1 juta hingga 2 juta rupiah. Temuan ini menekankan pentingnya memahami faktor pendidikan dan ekonomi dalam konteks penanggulangan wasting pada balita.
Tujuan : Untuk mengevaluasi karakteristik ibu dan pengetahuan mereka tentang pemenuhan gizi seimbang pada ibu yang memiliki balita wasting.
Metode Penelitian : Desain cross-sectional, penelitian ini mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan status gizi balita. Sampel diambil dengan convenience sampling dan ukuran sampel dihitung sekitar 35 ibu menggunakan rumus total sampling.
Hasil penelitian : Mayoritas ibu di Puskesmas Jetis II Bantul (68,5%) memiliki pengetahuan baik tentang pemenuhan gizi seimbang pada balita wasting, sementara 28,6% memiliki pengetahuan sedang dan 2,9% memiliki pengetahuan kurang. Pengetahuan lebih baik dimiliki oleh ibu berusia 20-35 tahun (63,64%) dan di atas 35 tahun (76,92%). Pendidikan D-III (100%) dan S-1 (83,34%) serta profesi ASN, guru (100%) dan ibu rumah tangga (77,78%) meningkatkan pengetahuan, begitu pula ibu dengan penghasilan lebih tinggi (83,33%).
Kesimpulan : Mayoritas ibu di Puskesmas Jetis II Bantul memiliki pengetahuan yang baik tentang pemenuhan gizi seimbang pada balita yang mengalami wasting. Pengetahuan ini dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan dan penghasilan yang lebih tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Status Gizi, Wasting. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 15:43 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 15:43 |
| URI: | https:///id/eprint/5886 |
