Susi Trisnawati, - and Diah Wulandari, - (2012) PERBANDINGAN METODE PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI SD TENTANG MENARCHE DI SD MUHAMADIYAH NGABEAN 1 YOGYAKARTA TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (456kB)
Abstrak_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (110kB)
BAB I_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (145kB)
BAB II_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
BAB III_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
BAB IV_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (178kB)
BAB V_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (65kB)
Daftar Pustaka_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66kB)
Lampiran_1309137_Susi Trisnawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Menarche adalah periode menstruasi yang pertama terjadi pada masa pubertas seorang wanita. yang biasa muncul pada usia 11 sampai 14 tahun. Data BKKBN menunjukkan satu responden wanita yang belum mengalami haid, 28% responden wanita mendapatkan menarche umur 13 tahun dan 95% responden wanita berumur 15 tahun telah mendapatkan haid. Hasil ini sama dengan hasil dari studi yang dilaksanakan oleh Lembaga Demografi menunjukkan bahwa 84% dari wanita mengalami menarche pada usia 12-15 tahun. Tujuan Penelitian: Untuk diketahuinya tingkat pengetahuan Siswi kelas 4 dan kelas 5 SD mengenai metode pendidikan kesehatan dengan menggunakan leaflet dan audiovisual tentang menarche di SD Muhamadiyah Ngabean 1 Yogyakarta. Metode Penelitian: Studi Quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan penelitian non randomized pretest posttes with control. Pengambilan sampel menggunakan Subyek penelitian. Analisis data meggunakan uji statistik dengan wilcoxon. Hasil: Nilai rata-rata kelompok menggunakan media leaflet ialah -3.176 (sig. 0.001) berarti ada perbedaan yang signifikansi saat pretest dan posttest. Sedangkan nilai rata-rata kelompok menggunakan media audiovisual ialah -3.470 (sig. 0,001) berarti ada perbedaan yang signifikansi antara pretest dan posttest. Kesimpulan: Pemberian penyuluhan menggunakan media audiovisual lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media leaflet dalam peningkatan pengetahuan remaja tentang menarche pada siswi kelas 4 dan 5 SD.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Leaflet, Audiovisual, Tingkat Pengetahuan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:29 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:29 |
| URI: | https:///id/eprint/6744 |
