KONDISI RUMAH PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DAN NON TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

Dina Hardiyanti, - and Wenny Savitri, - (2016) KONDISI RUMAH PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DAN NON TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA. Post-Doctoral thesis, STIKES Jenderal A. Yani Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Dina Hardiyanti_2212040_nonfull resize.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full)
Dina Hardiyanti_2212040_full-dikompresi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, ditularkan melalui percikan droplet penderita TB paru BTA positif. Epidemi penyakit tuberkulosis sering terjadi pada tempat orang berkumpul seperti rumah. Lingkungan dan kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor resiko penularan berbagai penyakit lingkungan seperti TBC. Berdasarkan wawancara dengan salah satu petugas Puskesmas Piyungan melaporkan bahwa rata-rata penderita TB memiliki kondisi rumah yang tidak sehat dilihat dari komponen rumah, sarana sanitasi, dan perilaku penghuni. Tujuan : Diketahuinya perbedaan kondisi rumah penderita tuberkulosis paru dan non tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Bantul. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, jenis penelitian household survey yaitu dengan melakukan observasi kondisi rumah. Subjek penelitian meliputi kelompok pertama yaitu 11 rumah penderita tuberkulosis paru yang masih dalam pengobatan dan kelompok kedua yaitu 29 rumah bukan penderita tuberkulosis paru yang ditempati pemiliknya >6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Bantul serta memiliki lokasi yang berdekatan dengan rumah penderita tuberkulosis paru. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi penilaian rumah sehat dari Depkes RI Tahun 2012. Hasil penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas 63,6% rumah penderita TB dalam keadaan tidak sehat dan rumah bukan penderita TB 65,5% dalam kondisi sehat. Hasil analisis menggunakan uji Fisher Exact Test, diperoleh hasil p=0,153, dengan p-value > 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara kondisi rumah penderita tuberkulosis paru dan non tuberkulosis paru Bantul. Meskipun jika dilihat dari indikator perilaku penghuni rumah diperoleh hasil seluruh responden penderita TB paru memiliki perilaku yang tidak sehat sedangkan mayoritas responden bukan penderita TB paru juga memiliki perilaku yang tidak sehat. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan kondisi rumah penderita tuberkulosis paru dan non tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Bantul Yogyakarta. Saran untuk Puskesmas melakukan penyuluhan dan bekerjasama dengan sektor terkait agar memperbaiki kondisi rumah serta lingkungan.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Additional Information: Dosen Pembimbing I Wenny Savitri, S.Kep., Ns., MNS ; Dosen Pembimbing II Dwi Kartika Rukmi, M.Kep., Sp.Kep.M.B
Uncontrolled Keywords: Kondisi Rumah, Tuberkulosis Paru, House Condition, Pulmonary Tuberculosis
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 24 Dec 2016 03:12
Last Modified: 15 Feb 2019 01:53
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/613

Actions (login required)

View Item View Item